Tampilkan postingan dengan label Beternak Itik / Bebek. Tampilkan semua postingan
Tampilkan postingan dengan label Beternak Itik / Bebek. Tampilkan semua postingan

Minggu, 13 Januari 2013

Itik/ Bebek

Itik/ Bebek - Budidaya Petani. Artikel yang berhubungan dengan "Itik/ Bebek"
  1. Itik/ Bebek
  2. http://budidaya-petani.blogspot.com/2013/01/itik-bebek.html
  3. Telur Itik
  4. http://budidaya-petani.blogspot.com/2013/01/telur-itik.html 
  5. Kandang Itik/ Bebek
  6. http://budidaya-petani.blogspot.com/2013/01/kandang-itik-bebek.html 
  7. Pakan Itik/ Bebek
  8. http://budidaya-petani.blogspot.com/2013/01/pakan-itik-bebek.html 
  9. Gambar Itik/ Bebek
  10. http://budidaya-petani.blogspot.com/2013/01/gambar-itik-bebek.html 
  11. HAMA & PENYAKIT ITIK/ BEBEK
  12. http://budidaya-petani.blogspot.com/2013/01/hama-penyakit-itik-bebek.html 
  13. Teknik Cara Beternak Itik/ Bebek
  14. http://budidaya-petani.blogspot.com/2013/01/teknik-cara-beternak-itik-bebek.html 
  15. Lokasi Yang Cocok Untuk Beternak Itik/ Bebek
  16. http://budidaya-petani.blogspot.com/2013/01/lokasi-yang-cocok-untuk-beternak-itik.html 
  17. Jenis - Jenis Itik
  18. http://budidaya-petani.blogspot.com/2013/01/jenis-jenis-itik.html 
  19. Beternak Itik / Bebek
  20. http://budidaya-petani.blogspot.com/2013/01/beternak-itik-bebek.html
Demikian artikel tentang Itik/ Bebek di blog ini, semoga bermanfaat.

Telur Itik/ Bebek

Telur Itik - Budidaya Petani. Pada kesempatan kali ini akan menyajikan tentang artikel Telur Itik antara lain Manfaat telur itik dan cara penetasan telur itik. Terimakasih telah berkunjung di blog ini.

1. Manfaat Telur Itik
Sekarang beternak itik sudah banyak yang membudidayakan terutama untuk diambil telurnya. Telur itik mempunyai nilai kegunaan protein 100 persen, bandingkan dgn daging ayam (80%) & susu (75%). Berarti jumlah & komposisi asam aminonya sangat lengkap & berimbang, sehingga hampir seluruh bagiannya dapat digunakan utk pertumbuhan maupun penggantian sel-sel yg rusak. Hampir semua lemak dalam sebutir telur itik terdapat pada bagian kuningnya, mencapai 35 persen, sedangkan di bagian putihnya tidak ada sama sekali. Lemak pada telur terdiri dari trigliserida (lemak netral), fosfolipida (umumnya berupa lesitin), & kolesterol. Fungsi trigliserida & fosfolipida bagi tubuh adalah sebagai sumber energi, satu gram lemak menghasilkan 9 kilokalori energi. Lemak dalam telur berbentuk emulsi (bergabung dgn air), sehingga menjadi lebih mudah dicerna.

Cara MenetaskanTelur Itik
Ada dua cara yaitu penetasan secara alami & penetasan secara buatan. Penetasan secara alami yaitu dgn menggunakan induknya / jenis unggas lain & penetasan secara buatan yaitu dgn menggunakan alat penetasan atau mesin tetas & sering pula di sebut sebagai incubator. Banyak sekali faktor penunjang yg saling berhubungan utk dapat menetaskan telur itik  utk memperoleh daya tetas yg baik. Diantaranya Mesin Tetas ( incubator ) Sekarang ini  jenis mesin tetas yg bisa digunakan oleh para penetas telur (breeder) tergolong menjadi dua tipe/ jenis, yg pertama dgn mesin tetas sederhana & yg kedua dgn mesin tetas modern. Pada dasarnya daya tetas menetaskan telur dgn mesin sederhana ataupun dgn mesin modern dapat  memperoleh daya tetas yg sama. Kunci sukses menetaskan justru berada pada si pengendali mesin ( operator ),  bukan pada jenis mesin yg digunakan utk menetaskan.

Telur Itik/ Bebek

Telur Itik/ Bebek
Telur Itik/ Bebek

Mesin tetas sederhana pada umumnya mempunyai ciri -  ciri :
  • Sumber panas mengunakan lampu listrik , lampu  minyak , dll
  • Pengatur suhu menggunakan thermostat sederhana
  • Pengatur kelembapan udara dgn menempatkan bak atau baki yg berisi air di bawah rak telur & sesekali penyemprotan air kepada telur
  • Pembalikan telur menggunakan tangan
  • Incubator / tempat menaruh telur terbuat dari kayu & triplek tipis.
  • Pengaturan ventilasi udara di dalamnya sangat tergantung kepada keadaan lingkungan sekitar. Udara keluar masuk hanya melalui  lubang ventilasi yg dibuat sedemikian rupa tanpa alat / kipas yg membantu kelancaran pertukaran udara
  • Setter & Hatcher menjadi satu, artinya selama pengeraman telur sampai menetas ditempatkan pada tempat yg sama.
Mesin tetas modern pada umumnya mempunyai ciri – ciri :
  • Sumber panas dari listrik dgn menggunakan elemen terbuat dari besi & ada juga yg menggunakan elemen kawat nikelin
  • Pengatur suhu menggunakan thermostat digital utk menentukan suhu yg diinginkan.
  • Kelembapan menggunakan air yg diuapkan pada kisaran suhu tertentu utk memperoleh kelembapan yg diinginkan & di baca oleh hygrometer (pengukur kelembapan).
  • Pembalikan  rak telur didalam incubator dapat diatur secara otomatis menggunakan motor penggerak putaran rendah dgn  posisi rak telur 45 derajat miring kekiri ataupun ke kanan yg waktu pembalikannya di atur oleh timer (pengatur waktu )
  • Bahan terbuat dari kayu tebal atau besi tebal, sehingga tidak terpengaruh oleh kondisi lingkungan sekitar.
  • Pengaturan ventilasi udara di dalamnya digerakan oleh kipas sehingga suhu udara dapat menyebar dgn baik & udara kotor dalam mesin tetas dapat segera berganti dgn cepat.
  • Setter & Hacther dipisahkan, artinya tempat pengeraman telur itik dari umur 1 hari sampai dgn 25 hari berbeda tempatnya dgn tempat persiapan utk menetas.
Telur tetas : utk memperoleh telur tetas yg baik, hal yg perlu diperhatikan :
  • Kondisi induk itik / bebek ( sehat ) , umur induk ( di atas umur 8 bln ) & umur jantan tidak kurang dari 1 tahun & tidak lebih 2.5 tahun, status gizi induk (pakan yg berkualitas ), perbandingan jantan & betina. ( 1 : 10 ).
  • Kodisi telur berdasarkan bentuk  telur ( keadaan normal ), berat telur, kualitas kulit telur ( sedang, artinya tidak tebal ataupun tidak tipis ),  warna kulit telur ( cerah ), & kebersihan telur.
  • Umur telur yg paling baik utk  ditetaskan tidak lebih dari 5 hari Operasional Penetasan
  • Fumigasi mesin tetas ( utk mencegah timbulnya penyakit menular ) hal pertama yg harus dilakukan sebelum memulai penetasan ,mesin tetas di sucihamakan terlebih dahulu dgn menggunakan disinnfectan yg banyak di jual di pasaran sesuai anjuran yg disarankan
  • Mengatur temperatur / suhu mesin tetas  38oC (salah satu faktor yg sangat penting )
Untuk mesin tetas yg sirkulasi udaranya digerakkan dgn kipas sebaiknya
     *. umur telur 1 – 24 hari 38oC  ( 99oF – 101oF )
     *  umur telur 25 – 28 hari sebaiknya  di turunkan 1 s/d 2oF
  • Mengatur kelembapan ,  yg baik dalam mesin tetas dari hari ke 1 sampai hari ke 25 yaitu antara 55% – 65% setelah hari ke 25 kelembapan sebaiknya dinaikan menjadi 75%. Pada  mesin tetas sederhana utk mengatur kelembapan dgn cara menaruh bak / baki yg diisi air di bawah rak telur & utk menambah kelembapan dgn menyemrot telur dgn air secukupnya setelah itu diangin anginkan,  dilakukan setiap beberapa kali ( 2 – 3 kali ) dalam satu hari  pada saat pembalikan telur.
Cara yg paling baik utk mengetahui kebutuhan kelembapan telur sudah atau belum terpenuhi, dgn memperhatikan perkembangan rongga udara pada telur.

Candling ( memeriksa perkembangan telur  dgn cara meneropong telur  menggunakan cahaya lampu.  
Pemeriksaan pertama :  pada hari ke 4
Pemeriksaan kedua    :  pada hari ke 10
Pemeriksaan ketiga     :  pada hari ke 20
Telur yg kosong atau mati harus segera di singkirkan.   
Posisi telur  & pembalikan
  • Pada  Mesin modern pada hari ke 1 s/d hari ke 25 ( setter ) dilakukan pembalikan rak telur setiap 4 jam atau 6 kali dalam satu hari dgn posisi pada telur  bagian tumpul ( yg berisi rongga udara ) diletakan sebelah atas dgn kemiringan posisi 45 derajat ke kiri atau ke kanan .  Setelah hari ke 25  telur tidak dibalik  & dipindahkan ke rak  penetasan (hatcher)
  • Pada Mesin tetas sederhana biasanya sebagian penetas ada yg menempatkan telur dgn posisi tergeletak ( tiduran ) & ada juga penetas yg menempatkan telur dalam mesin dgn posisi berdiri miring 45 derajat dgn bagian tumpul diatas.telur & ditempatkan pada rak yg sama dari proses awal sampai akhir penetasan.
Pembalikan telur pada mesin tetas sederhana :
  • Pada hari ke 2 s/d hari ke 25 pembalikan telur dilakukan 3 kali sehari., telur juga perlu di angin anginkan selama 5 – 10 menit, waktu pelaksaan pembalikan telur ini dapat bersamaan dgn pembasahan ( telur disemprot air secukupnya ) biarkan pintu mesin tetas terbuka sebentar utk mengangin -  anginkan telur.
  • Setelah hari ke 25 atau pada tiga hari terakhir menjelang penetasan sebaiknya telur tidak perlu di balik / di putar. kelembapan perlu dinaikan sedikit utk membantu proses retaknya cangkang (Peternakandody.com)
Demikian artikel ttg Telur Itik, semoga bermanfaat.
http://budidaya-petani.blogspot.com/2013/01/telur-itik.html

Baca juga artikel ttg

Kandang Itik/ Bebek

Kandang Itik/ Bebek - Budidaya Petani. Berikut adalah artikel ttg Kandang Itik di blog ini. Yang diperhatikan dalam kandang itik/ bebek antara lain:
  • Persyaratan temperatur kandang ± 39 ° C.
  • Kelembaban kandang Itik/ Bebek berkisar antara 60-65%.
  • Penerangan kandang Itik/ Bebek diberikan utk memudahkan pengaturan kandang agar tata kandang sesuai dgn fungsi bagian-bagian kandang.

Kandang Itik/ Bebek

Kandang Itik/ Bebek
Kandang Itik/ Bebek

1.Model kandang Itik/ Bebek ( jenis kandang untuk Beternak Itik/ Bebek) ada 3 yaitu:
  • kandang utk anak itik (DOD) oada masa stater bisa disebut juga kandang box, dgn ukuran 1 m 2 mampu menampung 50 ekor DOD. 
  • kandang Brower (untuk itik remaja) disebut model kandang Ren/kandang kelompok dgn ukuran 16-100 ekor perkelompok. 
  • kandang layar ( utk itik masa bertelur) modelnya bisa berupa kandang baterei ( satu atau dua ekor dlm satu kotak) bisa juga berupa kandang lokasi ( kelompok) dgn ukuran setiap meter persegi 4-5 ekor itik dewasa ( masa bertelur atau utk 30 ekor itik dewasa dgn ukuran kandang 3 x 2 meter).
2.Kondisi kandang Itik/ Bebek & perlengkapannya
Kondisi kandang Itik/ Bebek tidak harus dari bahan yg mahal tetapi cukup sederhana asal tahan lama (kuat). utk perlengkapannya berupa tempat makan, tempat minum & mungkin perelengkapan tambahan lain yg bermaksud positif dlm managemen

Demikian artikel tentang Kandang Itik/ Bebek, semoga bermanfaat.
http://budidaya-petani.blogspot.com/2013/01/kandang-itik-bebek.html

Baca tentang budidaya itik lainnya melalui link berikut:
Beternak Itik/ Bebek
Pakan Itik/ Bebek

Sabtu, 12 Januari 2013

Pakan Itik/ Bebek

Pakan Itik/ Bebek - Budidaya Petani.Dalam Beternak Itik/ Bebek cara pemberian pakan itik dibagi dlm tiga fase, yaitu
  1. fase stater (umur 0–8 minggu).
  2. fase grower (umur 8–18 minggu).
  3. fase layar (umur 18–27 minggu). 
Pakan itik/ bebek ketiga fase tersebut di atas berupa pakan jadi dari pabrik (secara praktisnya) dgn kode masing-masing fase. Cara memberi pakan Itik/ Bebek tersebut terbagi dlm empat kelompok yaitu:
  1. Itik/ Bebek umur 0-16 hari diberikan pada tempat pakan datar (tray feeder)
  2. Itik/ Bebek umur 16-21 hari diberikan dgn tray feeder & sebaran dilantai
  3. Itik/ Bebek umur 21 hari samapai 18 minggu disebar dilantai.
  4. Itik/ Bebek umur 18 minggu–72 minggu, ada dua cara yaitu 7 hari pertama secara pakan peralihan dgn memperhatikan permulaan produksi bertelur sampai produksi mencapai 5%. Setelah itu pemberian pakan itik secara ad libitum (terus menerus).

Pakan Itik/ Bebek

Pakan Itik/ Bebek
Pakan Itik/ Bebek
Dalam hal pakan Itik/ Bebek secara ad libitum, utk menghemat pakan biaya baik tempat ransum sendiri yg biasa diranum dari bahan-bahan seperti jagung, bekatul, tepung ikan, tepung tulang, bungkil feed suplemen.

Pemberian minuman Itik/ Bebek, berdasarkan pada umur itik juga yaitu :
  • Itik/ Bebek umur 0-7 hari, utk 3 hari pertama air minum ditambah vitamin & mineral, tempatnya asam seperti utk anak ayam.
  • Itik/ Bebek umur 7-28 hari, tempat minum dipinggir kandang & air minum diberikan secara ad libitum (terus menerus)
  • Itik/ Bebek umur 28 hari-afkir, tempat minum berupa empat persegi panjang dgn ukuran 2 m x 15 cm & tingginya 10 cm utk 200-300 ekor. Tiap hari dibersihkan.
Demikian artikel ttg  Pakan Itik/ Bebek semoga bermanfaat. Terimakasih Telah berkunjung di blog ini.
http://budidaya-petani.blogspot.com/2013/01/pakan-itik-bebek.html

Baca secara lengkap tentang Budidaya Itik melalui link berikut:
Beternak itik/ bebek
Gambar Itik/ bebek

    Gambar Itik/ Bebek

    Gambar Itik/ Bebek - Budidaya Petani. Berikut adalah beberapa Gambar Itik/ Bebek.




    Indian Runner

    itik alabio


    Demikian beberapa gambar itik/ bebek di blog ini.
    http://budidaya-petani.blogspot.com/2013/01/gambar-itik-bebek.html

     Baca artikel tentang itik/bebek:
     Beternak itik/ bebek
     Pakan Itik/ Bebek

    HAMA dan PENYAKIT ITIK/ BEBEK

    HAMA dan PENYAKIT PADA ITIK/ BEBEK - Budidaya Petani. Ada beberapa hama dan penyakit yang menyerang itik/ bebek tetapi secara garis besar penyakit Itik/ Bebek dikelompokkan dlm dua hal yaitu:
    • penyakit Itik/ Bebek yg disebabkan oleh mikroorganisme seperti virus, bakteri & protozoa
    • penyakit Itik/ Bebek yg disebabkan oleh defisiensi zat makanan & tata laksana perkandangan yg kurang tepat
    Adapun jenis penyakit yg biasa terjangkit pada itik adalah:
    Penyakit Duck Cholera
    • Penyebab: bakteri Pasteurela avicida.
    • Gejala: mencret, lumpuh, tinja kuning kehijauan.
    • Pengendalian: sanitasi kandang,pengobatan dgn suntikan penisilin pada urat daging dada dgn dosis sesuai label obat.

    HAMA & PENYAKIT ITIK/ BEBEK

    HAMA & PENYAKIT ITIK/ BEBEK
    HAMA & PENYAKIT ITIK/ BEBEK

    Penyakit Salmonellosis
    • Penyebab: bakteri typhimurium.
    • Gejala: pernafasan sesak, mencret.
    • Pengendalian: sanitasi yg baik, pengobatan dgn furazolidone melalui pakan dgn konsentrasi 0,04% atau dgn sulfadimidin yg dicampur air minum, dosis disesuaikan dgn label obat.

    Demikian artikel tentang hama dan penyakit pada Itik/ Bebek, semoga bermanfaat. Terimakasih telah berkunjung di blog ini.
    http://budidaya-petani.blogspot.com/2013/01/hama-penyakit-itik-bebek.html

    Baca juga:
    Beternak Itik/ Bebek
    Teknik Cara Beternak Itik/ Bebek

    Teknik Cara Beternak Itik/ Bebek

    Teknik Cara Budidaya Itik/ Bebek - Budidaya Petani. Sebelum seorang peternak memulai usahanya, harus menyiapkan diri, terutama dlm hal pemahaman tentang pancausaha beternak yaitu:
    (1). Perkandangan Itik/ Bebek;
    (2). Bibit Unggul Itik/ Bebek;
    (3). Pakan Ternak Itik/ Bebek;
    (4). Tata Laksana &
    (5). Pemasaran Hasil Ternak Itik/ Bebek.

    Penyiapan Sarana & Peralatan
    • Persyaratan temperatur kandang ± 39 ° C.
    • Kelembaban kandang Itik/ Bebek berkisar antara 60-65%
    • Penerangan kandang Itik/ Bebek diberikan utk memudahkan pengaturan kandang agar tata kandang sesuai dgn fungsi bagian-bagian kandang
    1.Model kandang Itik/ Bebek ( jenis kandang untuk Beternak Itik/ Bebek) ada 3 yaitu:
    • kandang utk anak itik (DOD) oada masa stater bisa disebut juga kandang box, dgn ukuran 1 m 2 mampu menampung 50 ekor DOD. 
    • kandang Brower (untuk itik remaja) disebut model kandang Ren/kandang kelompok dgn ukuran 16-100 ekor perkelompok. 
    • kandang layar ( utk itik masa bertelur) modelnya bisa berupa kandang baterei ( satu atau dua ekor dlm satu kotak) bisa juga berupa kandang lokasi ( kelompok) dgn ukuran setiap meter persegi 4-5 ekor itik dewasa ( masa bertelur atau utk 30 ekor itik dewasa dgn ukuran kandang 3 x 2 meter).
    2.Kondisi kandang Itik/ Bebek & perlengkapannya
    Kondisi kandang Itik/ Bebek tidak harus dari bahan yg mahal tetapi cukup sederhana asal tahan lama (kuat). utk perlengkapannya berupa tempat makan, tempat minum & mungkin perelengkapan tambahan lain yg bermaksud positif dlm managemen
    Pembibitan Itik/ Bebek
    Ternak Itik/ Bebek yg dipelihara harus benar-benar merupakan ternak unggul yg telah diuji keunggulannya dlm memproduksi hasil ternak Itik/ Bebek yg diharapkan.
    Pemilihan bibit & calon induk Itik/ Bebek
    Pemilihan bibit ada 3 ( tiga) cara utk memperoleh bibit itik yg baik adalah sebagai berikut :
    • membeli telur tetas dari induk itik yg dijamin keunggulannya.
    • memelihara induk itik yaitu pejantan + betina itik unggul utk mendapatkan telur tetas kemudian meletakannya pada mentok, ayam atau mesin tetas
    • membeli DOD (Day Old Duck) dari pembibitan yg sudah dikenal mutunya maupun yg telah mendapat rekomendasi dari dinas peternakan setempat.Ciri DOD yg baik adalah tidak cacat (tidak sakit) dgn warna bulu kuning mengkilap.
    Perawatan bibit & calon induk Itik/ Bebek

    Perawatan Bibit Itik/ Bebek
    Bibit (DOD) yg baru saja tiba dari pembibitan, hendaknya ditangani secara teknis agar tidak salah rawat. Adapun penanganannya sebagai berikut: bibit diterima & ditempatkan pada kandang brooder (indukan) yg telah dipersiapkan sebelumnya. & hal-hal yg perlu diperhatikan dlm brooder adalah temperatur brooder diusahakan yg anak itik tersebar secara merata, kapasitas kandang brooder (box) utk 1 m² mampu menampung 50 ekor DOD, tempat pakan & tempat minum sesuai dgn ketentuan yaitu jenis pakan itik fase stater dan minumannya perlu ditambah vitamin/mineral.
    Perawatan calon Induk Itik/ Bebek
    Calon induk itik ada dua macam yaitu induk utk produksi telur konsumsi & induk utk produksi telur tetas. Perawatan keduanya sama saja, perbedaannya hanya pada induk utk produksi telur tetas harus ada pejantan dgn perbandingan 1 jantan utk 5 – 6 ekor betina.
    Reproduksi & Perkawinan Itik/ Bebek
    Reproduksi atau perkembangbiakan dimaksudkan utk mendapatkan telur tetas yg fertil/terbuahi dgn baik oleh itik jantan. Sedangkan sistem perkawinan dikenal ada dua macam yaitu itik hand mating/pakan itik yg dibuat oleh manusia & nature mating (perkawinan itik secara alami).

    Pemeliharaan Itik/ Bebek
    Sanitasi & Tindakan Preventif
    Sanitasi kandang Itik/ Bebek mutlak diperlukan dlm pemeliharaan itik & tindakan preventif (pencegahan penyakit) perlu diperhatikan sejak dini utk mewaspadai timbulnya penyakit.
    Pengontrol Penyakit Itik/ Bebek
    Dilakukan setiap saat & secara hati-hati serta menyeluruh. Cacat & tangani secara serius bila ada tanda-tanda kurang sehat pada itik.

    Pemberian Pakan Itik/ Bebek
    Dalam Beternak Itik/ Bebek pemberian pakan itik tersebut dlm tiga fase, yaitu fase stater (umur 0–8 minggu), fase grower (umur 8–18 minggu) & fase layar (umur 18–27 minggu). Pakan ketiga fase tersebut berupa pakan jadi dari pabrik (secara praktisnya) dgn kode masing-masing fase. Cara memberi pakan Itik/ Bebek tersebut terbagi dlm empat kelompok yaitu:
    1. Itik/ Bebek umur 0-16 hari diberikan pada tempat pakan datar (tray feeder)
    2. Itik/ Bebek umur 16-21 hari diberikan dgn tray feeder & sebaran dilantai
    3. Itik/ Bebek umur 21 hari samapai 18 minggu disebar dilantai.
    4. Itik/ Bebek umur 18 minggu–72 minggu, ada dua cara yaitu 7 hari pertama secara pakan peralihan dgn memperhatikan permulaan produksi bertelur sampai produksi mencapai 5%. Setelah itu pemberian pakan itik secara ad libitum (terus menerus).

    Teknik Cara Beternak Itik/ Bebek

    Teknik Cara Beternak Itik Bebek

    Dalam hal pakan Itik/ Bebek secara ad libitum, utk menghemat pakan biaya baik tempat ransum sendiri yg biasa diranum dari bahan-bahan seperti jagung, bekatul, tepung ikan, tepung tulang, bungkil feed suplemen.

    Pemberian minuman Itik/ Bebek, berdasarkan pada umur itik juga yaitu :
    • Itik/ Bebek umur 0-7 hari, utk 3 hari pertama air minum ditambah vitamin & mineral, tempatnya asam seperti utk anak ayam.
    • Itik/ Bebek umur 7-28 hari, tempat minum dipinggir kandang & air minum diberikan secara ad libitum (terus menerus)
    • Itik/ Bebek umur 28 hari-afkir, tempat minum berupa empat persegi panjang dgn ukuran 2 m x 15 cm & tingginya 10 cm utk 200-300 ekor. Tiap hari dibersihkan.
    Pemeliharaan Kandang Itik/ Bebek
    Kandang hendaknya selalu dijaga kebersihannya & daya gunanya agar produksi tidak terpengaruh dari kondisi kandang yg ada.
    Demikian artikel tentang Teknik Cara Beternak Itik/ Bebek di blog ini, semoga bermanfaat.
    http://budidaya-petani.blogspot.com/2013/01/teknik-cara-beternak-itik-bebek.html

    Baca juga artikel lainnya:

    Lokasi Yang Cocok Untuk Beternak Itik/ Bebek

    Lokasi Yang Cocok Untuk Beternak Itik/ Bebek - Budidaya Petani. Mengenai lokasi kandang bebek yang cocok untuk budidaya itik yg perlu diperhatikan adalah:
    1. letak lokasi lokasi jauh dari keramaian/pemukiman penduduk.
    2. mempunyai letak transportasi yg mudah dijangkau dari lokasi pemasaran.
    3. kondisi lingkungan kandang mempunyai iklim yg kondusif bagi produksi ataupun produktivitas ternak itik
    4. kondisi lokasi tidak rawan penggusuran dlm beberapa periode produksi.

    Lokasi Yang Cocok Untuk Beternak Itik/ Bebek

    Lokasi Yang Cocok Untuk Beternak Itik/ Bebek
    Lokasi Yang Cocok Untuk Beternak Itik/ Bebek

    Demikian artikel ttg Lokasi Yang Cocok Untuk Beternak Itik/ Bebek di blog ini, semoga bermanfaat.
    http://budidaya-petani.blogspot.com/2013/01/lokasi-yang-cocok-untuk-beternak-itik.html

    Baca artikel lainnya:
    Beternak Itik/ Bebek
    Jenis-jenis Itik/ Bebek

    Jenis - Jenis Itik

    Jenis - Jenis Itik - Budidaya Petani. Klasifikasi (penggolongan) itik/ bebek, menurut tipenya dikelompokkan dlm 3 (tiga) golongan, yaitu:
    • Itik petelur seperti Indian Runner, Khaki Campbell, Buff (Buff Orpington) & CV 2000-INA;
    • Itik pedaging seperti Peking, Rouen, Aylesbury, Muscovy, Cayuga;
    • Itik ornamental (itik kesayangan/hobby) seperti East India, Call (Grey Call), Mandariun, Blue Swedish, Crested, Wood.
    Jenis bibit/ bebek unggul yg diternakkan, khususnya di Indonesia ialah jenis itik petelur seperti itik tegal, itik khaki campbell, itik alabio, itik mojosari, itik bali, itik CV 2000-INA & itik-itik petelur unggul lainnya yg merupakan produk dari BPT (Balai Penelitian Ternak) Ciawi, Bogor.

    Jenis - Jenis Itik

    Jenis - Jenis Itik
    Jenis - Jenis Itik
    Demikian artikel tentang Jenis-Jenis Itik di blog ini, semoga bermanfaat.
    http://budidaya-petani.blogspot.com/2013/01/jenis-jenis-itik.html
    Baca juga artikel lainnya:

    Beternak Itik / Bebek

    Beternak Itik / Bebek - Budidaya Petani. Itik merupakan hewan yang sering kita jumpai, terutama untuk masyarakat pedesaan terkhusus lagi bagi yang tinggal di rawa-rawa atau yang banyak genangan air. Pada masa sekarang budidaya itik/ bebek sudah dilakukan oleh masyarakat karena dapat meningkatkan nilai tambah secara ekonomi bagi keluarga. Pada kesempatan kali ini akan disajikan artikel mengenai cara beternak itik/ bebek.
    1. SEJARAH SINGKAT BEBEK
    Itik dikenal juga dgn istilah Bebek (bhs.Jawa). Nenek moyangnya berasal dari Amerika Utara merupakan itik liar ( Anas moscha) atau Wild mallard. Terus menerus dijinakkan oleh manusia hingga jadilah itik yg diperlihara sekarang yg disebut Anas domesticus "ternak itik".

    2. SENTRA PETERNAKAN BEBEK
    Secara internasional ternak itik terpusat di negara-negara Amerika utara, Amerika Selatan, Asia, Filipina, Malaysia, Inggris, Perancis (negara yg mempunyai musim tropis & subtropis). Sedangkan di Indonesia ternak itik terpusatkan di daerah pulau Jawa (Tegal, Brebes & Mojosari), Kalimantan (Kecamatan Alabio, Kabupaten Amuntai) & Bali serta Lombok.

    Beternak Itik/ Bebek

    Beternak Itik / Bebek
    Beternak Itik / Bebek
    3. JENIS ITIK/ BEBEK
    Klasifikasi (penggolongan) itik/ bebek, menurut tipenya dikelompokkan dlm 3 (tiga) golongan, yaitu:
    • Itik petelur seperti Indian Runner, Khaki Campbell, Buff (Buff Orpington) & CV 2000-INA;
    • Itik pedaging seperti Peking, Rouen, Aylesbury, Muscovy, Cayuga;
    • Itik ornamental (itik kesayangan/hobby) seperti East India, Call (Grey Call), Mandariun, Blue Swedish, Crested, Wood.
    Jenis bibit/ bebek unggul yg diternakkan, khususnya di Indonesia ialah jenis itik petelur seperti itik tegal, itik khaki campbell, itik alabio, itik mojosari, itik bali, itik CV 2000-INA & itik-itik petelur unggul lainnya yg merupakan produk dari BPT (Balai Penelitian Ternak) Ciawi, Bogor.

    4. MANFAAT ITIK/ BEBEK
    • Untuk usaha ekonomi kerakyatan mandiri.
    • Untuk mendapatkan telur itik konsumsi, daging, & juga pembibitan ternak itik.
    • Kotorannya bisa sebagai pupuk tanaman pangan/palawija.
    • Sebagai pengisi kegiatan dimasa pensiun.
    • Untuk mencerdaskan bangsa melalui penyediaan gizi masyarakat.
    5. PERSYARATAN LOKASI YANG COCOK UNTUK BETERNAK ITIK/ BEBEK
    Mengenai lokasi kandang bebek yang cocok untuk budidaya itik yg perlu diperhatikan adalah: letak lokasi lokasi jauh dari keramaian/pemukiman penduduk, mempunyai letak transportasi yg mudah dijangkau dari lokasi pemasaran & kondisi lingkungan kandang mempunyai iklim yg kondusif bagi produksi ataupun produktivitas ternak. Itik serta kondisi lokasi tidak rawan penggusuran dlm beberapa periode produksi.

    6. PEDOMAN TEKNIS BUDIDAYA
    Sebelum seorang peternak memulai usahanya, harus menyiapkan diri, terutama dlm hal pemahaman tentang pancausaha beternak yaitu
    (1). Perkandangan Itik/ Bebek;
    (2). Bibit Unggul Itik/ Bebek;
    (3). Pakan Ternak Itik/ Bebek;
    (4). Tata Laksana &
    (5). Pemasaran Hasil Ternak Itik/ Bebek.

    Penyiapan Sarana & Peralatan
    • Persyaratan temperatur kandang ± 39 ° C.
    • Kelembaban kandang Itik/ Bebek berkisar antara 60-65%
    • Penerangan kandang Itik/ Bebek diberikan utk memudahkan pengaturan kandang agar tata kandang sesuai dgn fungsi bagian-bagian kandang
    1.Model kandang Itik/ Bebek ( jenis kandang untuk Beternak Itik/ Bebek) ada 3 yaitu:
    • kandang utk anak itik (DOD) oada masa stater bisa disebut juga kandang box, dgn ukuran 1 m 2 mampu menampung 50 ekor DOD. 
    • kandang Brower (untuk itik remaja) disebut model kandang Ren/kandang kelompok dgn ukuran 16-100 ekor perkelompok. 
    • kandang layar ( utk itik masa bertelur) modelnya bisa berupa kandang baterei ( satu atau dua ekor dlm satu kotak) bisa juga berupa kandang lokasi ( kelompok) dgn ukuran setiap meter persegi 4-5 ekor itik dewasa ( masa bertelur atau utk 30 ekor itik dewasa dgn ukuran kandang 3 x 2 meter).
    2.Kondisi kandang Itik/ Bebek & perlengkapannya
    Kondisi Kandang Itik/ Bebek tidak harus dari bahan yg mahal tetapi cukup sederhana asal tahan lama (kuat). utk perlengkapannya berupa tempat makan, tempat minum & mungkin perelengkapan tambahan lain yg bermaksud positif dlm managemen

    Pembibitan Itik/ Bebek
    Ternak Itik/ Bebek yg dipelihara harus benar-benar merupakan ternak unggul yg telah diuji keunggulannya dlm memproduksi hasil ternak Itik/ Bebek yg diharapkan.

    Pemilihan bibit & calon induk Itik/ Bebek
    Pemilihan bibit ada 3 ( tiga) cara utk memperoleh bibit itik yg baik adalah sebagai berikut :
    • membeli telur tetas dari induk itik yg dijamin keunggulannya.
    • memelihara induk itik yaitu pejantan + betina itik unggul utk mendapatkan telur tetas kemudian meletakannya pada mentok, ayam atau mesin tetas
    • membeli DOD (Day Old Duck) dari pembibitan yg sudah dikenal mutunya maupun yg telah mendapat rekomendasi dari dinas peternakan setempat.Ciri DOD yg baik adalah tidak cacat (tidak sakit) dgn warna bulu kuning mengkilap.
    Perawatan bibit & calon induk Itik/ Bebek

    Perawatan Bibit Itik/ Bebek
    Bibit (DOD) yg baru saja tiba dari pembibitan, hendaknya ditangani secara teknis agar tidak salah rawat. Adapun penanganannya sebagai berikut: bibit diterima & ditempatkan pada kandang brooder (indukan) yg telah dipersiapkan sebelumnya. & hal-hal yg perlu diperhatikan dlm brooder adalah temperatur brooder diusahakan yg anak itik tersebar secara merata, kapasitas kandang brooder (box) utk 1 m² mampu menampung 50 ekor DOD, tempat pakan & tempat minum sesuai dgn ketentuan yaitu jenis pakan itik fase stater dan minumannya perlu ditambah vitamin/mineral.

    Perawatan calon Induk Itik/ Bebek
    Calon induk itik ada dua macam yaitu induk utk produksi telur konsumsi & induk utk produksi telur tetas. Perawatan keduanya sama saja, perbedaannya hanya pada induk utk produksi telur tetas harus ada pejantan dgn perbandingan 1 jantan utk 5 – 6 ekor betina.

    Reproduksi & Perkawinan Itik/ Bebek
    Reproduksi atau perkembangbiakan dimaksudkan utk mendapatkan telur tetas yg fertil/terbuahi dgn baik oleh itik jantan. Sedangkan sistem perkawinan dikenal ada dua macam yaitu itik hand mating/pakan itik yg dibuat oleh manusia & nature mating (perkawinan itik secara alami).

    Pemeliharaan Itik/ Bebek

    Sanitasi & Tindakan Preventif
    Sanitasi kandang Itik/ Bebek mutlak diperlukan dlm pemeliharaan itik & tindakan preventif (pencegahan penyakit) perlu diperhatikan sejak dini utk mewaspadai timbulnya penyakit.

    Pengontrol Penyakit Itik/ Bebek
    Dilakukan setiap saat & secara hati-hati serta menyeluruh. Cacat & tangani secara serius bila ada tanda-tanda kurang sehat pada itik.

    Pemberian Pakan Itik/ Bebek
    Dalam Beternak Itik/ Bebek pemberian pakan itik tersebut dlm tiga fase, yaitu fase stater (umur 0–8 minggu), fase grower (umur 8–18 minggu) & fase layar (umur 18–27 minggu). Pakan ketiga fase tersebut berupa pakan jadi dari pabrik (secara praktisnya) dgn kode masing-masing fase. Cara memberi pakan Itik/ Bebek tersebut terbagi dlm empat kelompok yaitu:
    1. Itik/ Bebek umur 0-16 hari diberikan pada tempat pakan datar (tray feeder)
    2. Itik/ Bebek umur 16-21 hari diberikan dgn tray feeder & sebaran dilantai
    3. Itik/ Bebek umur 21 hari samapai 18 minggu disebar dilantai.
    4. Itik/ Bebek umur 18 minggu–72 minggu, ada dua cara yaitu 7 hari pertama secara pakan peralihan dgn memperhatikan permulaan produksi bertelur sampai produksi mencapai 5%. Setelah itu pemberian pakan itik secara ad libitum (terus menerus).
    Dalam hal pakan Itik/ Bebek secara ad libitum, utk menghemat pakan biaya baik tempat ransum sendiri yg biasa diranum dari bahan-bahan seperti jagung, bekatul, tepung ikan, tepung tulang, bungkil feed suplemen.

    Pemberian minuman Itik/ Bebek, berdasarkan pada umur itik juga yaitu :
    • Itik/ Bebek umur 0-7 hari, utk 3 hari pertama air minum ditambah vitamin & mineral, tempatnya asam seperti utk anak ayam.
    • Itik/ Bebek umur 7-28 hari, tempat minum dipinggir kandang & air minum diberikan secara ad libitum (terus menerus)
    • Itik/ Bebek umur 28 hari-afkir, tempat minum berupa empat persegi panjang dgn ukuran 2 m x 15 cm & tingginya 10 cm utk 200-300 ekor. Tiap hari dibersihkan.
    Pemeliharaan Kandang Itik/ Bebek
    Kandang hendaknya selalu dijaga kebersihannya & daya gunanya agar produksi tidak terpengaruh dari kondisi kandang yg ada. [Teknik Cara Beternak Itik]

    7. HAMA & PENYAKIT ITIK/ BEBEK
    Secara garis besar penyakit Itik/ Bebek dikelompokkan dlm dua hal yaitu:
    • penyakit Itik/ Bebek yg disebabkan oleh mikroorganisme seperti virus, bakteri & protozoa
    • penyakit Itik/ Bebek yg disebabkan oleh defisiensi zat makanan & tata laksana perkandangan yg kurang tepat
    Adapun jenis penyakit yg biasa terjangkit pada itik adalah:
    Penyakit Duck Cholera
    • Penyebab: bakteri Pasteurela avicida.
    • Gejala: mencret, lumpuh, tinja kuning kehijauan.
    • Pengendalian: sanitasi kandang,pengobatan dgn suntikan penisilin pada urat daging dada dgn dosis sesuai label obat.
    Penyakit Salmonellosis
    • Penyebab: bakteri typhimurium.
    • Gejala: pernafasan sesak, mencret.
    • Pengendalian: sanitasi yg baik, pengobatan dgn furazolidone melalui pakan dgn konsentrasi 0,04% atau dgn sulfadimidin yg dicampur air minum, dosis disesuaikan dgn label obat.[Hama dan Penyakit Itik]
    8. PANEN ITIK/ BEBEK
    Hasil Utama Beternak Itik/ Bebek
    Hasil utama, usaha budidaya/ ternak itik petelur adalah telur itik

    Hasil Tambahan Budidaya Itik/ Bebek
    Hasil tambahan Beternak Itik/ Bebek berupa induk afkir, itik jantan sebagai ternak daging & kotoran ternak sebagai pupuk tanam yg berharga

    9. PASCAPANEN ITIK/ BEBEK
    Kegiatan pascapanen beternak Itik/ Bebek yg biasa dilakukan adalah pengawetan. dgn pengawetan maka nilai ekonomis telur itik akan lebih lama dibanding jika tidak dilakukan pengawetan. Telur yg tidak diberikan perlakuan pengawetan hanya dapat tahan selama 14 hari jika disimpan pada temperatur ruangan bahkan akan segera membusuk.

    Adapun perlakuan pengawetan telur Itik/ Bebek terdiri dari 5 macam, yaitu:

    Pengawetan telur dgn air Itik/ Bebek hangat
    • Pengawetan telur Itik/ Bebek dgn air hangat merupakan pengawetan telur itik yg paling sederhana. dgn cara ini telur dapat bertahan selama 20 hari.
    Pengawetan telur Itik/ Bebek dgn daun jambu biji
    • Perendaman telur Itik/ Bebek dgn daun jambu biji dapat mempertahankan mutu telur selama kurang lebih 1 bulan. Telur yg telah direndam akan berubah warna menjadi kecoklatan seperti telur pindang.
    Pengawetan telur Itik/ Bebek dgn minyak kelapa
    • Pengawetan ini merupakan pengawetan yg praktis. dgn cara ini warna kulit telur & rasanya tidak berubah.
    Pengawetan telur Itik/ Bebek dgn natrium silikat
    • Bahan pengawetan natrium silikat merupkan cairan kental, tidak berwarna, jernih, & tidak berbau. Natirum silikat dapat menutupi pori kulit telur sehingga telur awet & tahan lama hingga 1,5 bulan. Adapun caranya adalah dgn merendam telur dlm larutan natrium silikat10% selama satu bulan.
    Pengawetan telur Itik/ Bebek dgn garam dapur
    • Garam direndam dlm larutan garam dapur (NaCl) dgn konsentrasi 25-40% selama 3 minggu.
    Demikian artikel tentang Beternak itik/ bebek (Budidaya itik/ bebek) di blog ini, semoga bermanfaat.
    http://budidaya-petani.blogspot.com/2013/01/beternak-itik-bebek.html

    Baca juga artikel Budidaya Lainnya :